KABARINDONESIANEWS.COM – Latihan Kader III (LK III) atau Advanced Training yang diselenggarakan Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Maluku diharapkan menjadi wadah strategis dalam mencetak kader-kader pemimpin yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki komitmen kuat terhadap pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Harapan tersebut disampaikan oleh seorang alumni HMI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Badko HMI Maluku Utara. Menurutnya, proses kaderisasi di HMI tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan perubahan nyata terhadap kualitas para peserta.
“Yang paling penting dari kaderisasi ini adalah memastikan adanya dampak dan perubahan. Peserta harus memperoleh nilai tambah dari setiap proses yang mereka jalani, karena mereka merupakan kader-kader terbaik bangsa yang sedang ditempa melalui Himpunan Mahasiswa Islam,” ujarnya.
Ia menilai, para peserta LK III merupakan calon pemimpin masa depan yang nantinya akan mengemban berbagai tanggung jawab di tengah masyarakat. Karena itu, mereka harus dibekali dengan kemampuan kepemimpinan, integritas, serta semangat memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Mereka nantinya akan keluar sebagai kader yang membanggakan organisasi dan mampu memperjuangkan nilai-nilai keumatan serta kebangsaan. Ini penting agar di masa depan bangsa ini tetap kokoh, maju, dan mampu menghadapi berbagai tantangan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa LK III merupakan jenjang kaderisasi tertinggi di lingkungan HMI yang dirancang untuk membentuk pemimpin dengan kapasitas strategis. Melalui pelatihan tersebut, para kader diharapkan semakin matang dalam berpikir, mengambil keputusan, serta memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Sebagai mantan Ketua Badko HMI Maluku Utara dan alumni HMI, ia mengaku memiliki harapan besar terhadap pelaksanaan Advanced Training yang digelar Badko HMI Maluku.
“LK III adalah latihan kepemimpinan pada level tertinggi. Kegiatan ini menjadi media untuk mempertajam kemampuan kepemimpinan kader-kader HMI agar siap mengemban amanah di berbagai bidang,” ungkapnya.
Ia berharap kader-kader yang lahir dari LK III tidak hanya menjadi pemimpin di lingkungan organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
“Kami berharap Advanced Training atau LK III ini mampu melahirkan kader-kader yang memiliki kualitas kepemimpinan, berintegritas, dan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya untuk kemajuan Provinsi Maluku,” tutupnya. (**)

















