Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Mengoptimalkan Program Pembinaan, Kalapas Namlea Tinjau Budidaya Ikan Nila di Kolam Bioflok 13 x 18 Meter

96
×

Mengoptimalkan Program Pembinaan, Kalapas Namlea Tinjau Budidaya Ikan Nila di Kolam Bioflok 13 x 18 Meter

Sebarkan artikel ini
Lapas Kelas III Namlea di Kolam Sistem Bioflok
Sumber gambar dari Info Lapas Kelas III Namlea di Kolam Sistem Bioflok 13 x 18 M

KABARINDONESIANEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea, Kabupaten Buru Provinsi Maluku, yang memiliki satu-satunya program pembinaan berbasis sektor perikanan terus dioptimalkan. Melalui Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok, pada hari Kamis, (23/10). Program unggulan Lapas Namlea tersebut semakin berjalan aktif setelah 3 tahun berjalan.

Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy saat meninjau langsung proses pembudidayaan di kolam bioflok selebar 13 x 18 meter tersebut mengatakan saat ini Lapas Namlea masih terus mempertahankan konsistensi dan produktivitas budidaya Ikan Nila melalui pemberdayaan warga binaan dengan pembentukan kelompok warna 86.

Example 300x600

“Sejak 2022 sampai sekarang, kami terus menjaga agar budidaya ini tetap berjalan dan makin berkembang karena program ini adalah salah satu inovasi pembinaan unggulan dan kebanggaan milik Lapas Namlea atas hasil kerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perikanan Kabupaten Buru,” tutur Marasabessy.

Ia menambahkan keikutsertaan warga binaan dalam budidaya ini dapat memberikan manfaat baik dari segi pembinaan, ekonomi, maupun sosial. Selain itu, budidaya ikan juga merupakan upaya Lapas Namlea dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sejalan dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Kami berdayakan warga binaan dalam kegiatan ini dengan tujuan agar dapat melatih keterampilan kerja dan skil mereka dalam mengelola budidaya ikan. Disamping itu, kegiatan ini juga dapat mendorong kemandirian ekonomi agar mereka dapat memiliki bekal usaha perikanan terlebih setelas bebas nanti,” tambahnya.

Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, menjelaskan saat ini Lapas Namlea telah membudidayakan 3600 ekor ikan Nila dengan jenis yang berbeda-beda.

“Untuk ikan nila berukuran normal yang sudah siap panen terdapat sekitar 270 ekor, sementara 330 ekor lainnya masih dalam proses pertumbuhan. Selain itu, terdapat 2.804 ekor anakan serta 196 ekor ikan nila jenis Sakti berukuran jumbo. Agar pertumbuhannya optimal, pemberian pakan dilakukan secara rutin setiap pagi dan sore hari,” jelas Mustafa. (Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page