KABARINDONESIANEWS.COM – Jalan di pinggir sungai Jalan Gundih IV, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, ambrol pada Senin malam (12/1/2026) sekitar pukul 20.10 WIB. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Ambrolnya jalan sepanjang kurang lebih 15 meter tersebut diduga akibat erosi tanah yang tergerus aliran sungai, diperparah dengan tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Sebagian badan jalan runtuh ke arah sungai dan meninggalkan retakan panjang yang berpotensi melebar serta membahayakan pengguna jalan.
Ketua RW 01 Kelurahan Gundih, Al Mustaqim, mengatakan tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Retakan kecil mulai muncul di permukaan jalan, namun belum sempat mendapatkan penanganan menyeluruh.
“Retakannya sudah lama terlihat, tapi malam itu ambrol cukup dalam. Alhamdulillah, saat kejadian tidak ada warga yang melintas,” ujarnya.
Pasca-kejadian, warga bersama pengurus RT dan RW setempat langsung memasang tanda peringatan darurat guna mencegah kendaraan melintas. Akses jalan yang biasa digunakan untuk aktivitas warga kini dibatasi demi menghindari risiko kecelakaan.
Warga berharap perbaikan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, melainkan penanganan permanen dengan penguatan struktur jalan dan bantaran sungai. Hal tersebut dinilai penting mengingat lokasi berada di kawasan padat penduduk dan rawan terdampak jika terjadi longsor susulan.
Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya melalui Rayon Genteng telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Hingga Selasa (14/1/2026), proses penanganan masih berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah dipasang di sekitar lokasi kejadian.
Reporter: Hamzah

















