KABARINDONESIANEWS.COM – Konflik internal di Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, kian memanas. Seluruh unsur Rukun Warga (RW) bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) secara terbuka mendesak Pemerintah Kota Surabaya mencopot Lurah Tembok Dukuh, Yudhi Priyo Utomo, S.Sos, dari jabatannya, Sabtu (07/02/2026).
Desakan tersebut merupakan akumulasi kekecewaan RW dan LPMK yang dinilai telah berlangsung lama tanpa adanya penyelesaian konkret. Aspirasi pencopotan lurah disebut sebagai puncak dari berbagai persoalan komunikasi, koordinasi, serta kepemimpinan di tingkat kelurahan.
Perwakilan RW Tembok Dukuh menilai, selama ini lurah tidak mampu membangun hubungan yang harmonis dengan unsur masyarakat. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap jalannya roda pemerintahan kelurahan dan kualitas pelayanan publik.
“Sudah terlalu banyak keluhan warga yang tidak ditindaklanjuti. Kami sebagai RW dan LPMK akhirnya sepakat untuk bersikap,” ujar salah satu perwakilan RW.
RW dan LPMK juga menilai kepemimpinan Lurah Yudhi gagal membangun sinergi dengan elemen masyarakat. Hubungan yang tidak harmonis antara lurah dan perangkat sosial dinilai menciptakan jarak serta menurunkan kepercayaan warga terhadap pemerintah kelurahan.
Jika situasi ini terus dibiarkan, mereka khawatir akan memicu konflik sosial dan menghambat pelaksanaan program pembangunan berbasis masyarakat di Kelurahan Tembok Dukuh.
Atas dasar itu, RW dan LPMK meminta Pemerintah Kota Surabaya segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah tegas. Mereka menegaskan bahwa tuntutan pencopotan lurah tidak dilandasi kepentingan pribadi, melainkan demi perbaikan tata kelola pemerintahan kelurahan.
“Kami ingin kelurahan dipimpin oleh sosok yang mampu bekerja sama dan merangkul masyarakat, bukan justru berseberangan,” ujar perwakilan LPMK.
Hingga berita ini diturunkan, Lurah Tembok Dukuh Yudhi Priyo Utomo belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi terkait desakan pencopotan tersebut. Sementara itu, sikap kompak seluruh RW dan LPMK menjadi sinyal kuat adanya krisis kepercayaan di internal Kelurahan Tembok Dukuh.
Kaperwil Jawa Timur: (Hamzah)

















