KABARINDONESIANEWS.COM – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon, Selasa (31/3/2026).
Pengukuhan pengurus dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, yang sekaligus memimpin pengambilan sumpah jabatan seluruh pengurus.
Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis, dalam sambutannya menegaskan komitmen partai untuk memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.
“Kepengurusan ini bukan sekadar formalitas, tetapi amanat sejarah untuk menjaga PKB sebagai rumah perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat,” ujarnya.
Basri menyampaikan, pengurus yang baru dikukuhkan telah menerima mandat langsung dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada kinerja nyata.
Ia menjelaskan, arah politik PKB Maluku ke depan difokuskan pada penguatan ideologi partai, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat kedekatan dengan basis pemilih.
Menurutnya, capaian PKB pada Pemilu 2024 menjadi modal penting untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya. Saat itu, PKB berhasil meraih kursi di DPRD Provinsi Maluku serta 31 kursi di DPRD kabupaten/kota.
“Target kami jelas, bagaimana PKB bisa memenangkan pemilu di semua daerah pemilihan, baik di tingkat DPR RI, provinsi, maupun kabupaten/kota,” tegasnya.
Kegiatan pengukuhan ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) 2026 yang menjadi forum strategis untuk merumuskan program kerja partai, sekaligus menjalankan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Dalam Muskerwil tersebut, PKB Maluku turut menghasilkan sejumlah rekomendasi kebijakan untuk pemerintah. Dari 21 poin yang disusun, terdapat dua isu utama yang menjadi perhatian.
Pertama, terkait kebijakan fiskal daerah. PKB mendorong pemerintah pusat untuk meninjau kembali alokasi anggaran bagi daerah, mengingat peran strategis daerah dalam mendukung pembangunan nasional.
Kedua, partai ini kembali menekankan pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepulauan, serta mengusulkan pembentukan badan khusus percepatan pembangunan Maluku dengan dukungan anggaran yang memadai.
Menutup sambutannya, Basri mengajak seluruh kader PKB untuk tetap solid, profesional, dan bekerja untuk kepentingan rakyat.
“Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kami optimistis PKB dapat meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029,” pungkasnya. (***)

















