Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Dua Tahun Terbengkalai, Pembangunan Jembatan dan Jalan di RT 13/RW 007 Kelurahan Jati Dikeluhkan Warga

229
×

Dua Tahun Terbengkalai, Pembangunan Jembatan dan Jalan di RT 13/RW 007 Kelurahan Jati Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini

KABARINDONESIANEWS.COM Ternate Maluku Utara, Warga Kelurahan Jati, RT 13/RW 007, Kecamatan Ternate Selatan, mengeluhkan kondisi infrastruktur di lingkungan mereka yang sudah lama terbengkalai. Mereka berharap Pemerintah Kota Ternate dan pihak Kelurahan Jati segera memberikan perhatian serius terhadap pembangunan jembatan dan jalan yang hingga kini belum terselesaikan.

Ketika awak media meninjau lokasi pada Minggu (02/11/2025), sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa jembatan penghubung antara RT 13 dan RT 14 sudah hampir dua tahun dibiarkan mangkrak sejak mulai dibangun pada tahun 2024. Proyek yang disebut memiliki pagu anggaran sekitar Rp250 juta dari program aspirasi DPRD tersebut hingga kini belum rampung.

Example 300x600

“Jembatan ini sudah dua tahun terbengkalai. Kami berharap Pemerintah Kota Ternate dan Dinas PUPR segera turun tangan. Ini menyangkut keselamatan warga,” ungkap salah satu warga RT 13.

Kondisi jembatan yang belum selesai membuat aktivitas warga terganggu. Setiap hari, anak-anak sekolah dan warga harus menyeberangi Kali Barangka untuk beraktivitas. Saat musim hujan, warga merasa was-was karena arus air meningkat dan membahayakan keselamatan.

Selain jembatan, warga juga mengeluhkan kondisi jalan sepanjang kurang lebih 100 meter yang rusak parah serta saluran drainase yang tidak berfungsi. Akibatnya, saat hujan turun, air meluap ke jalan dan menimbulkan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat.

“Sudah bertahun-tahun kami menunggu perhatian dari pemerintah. Drainase rusak, jalan berlubang, dan jembatan belum selesai. Kami hanya ingin lingkungan kami aman dan layak,” keluh warga lainnya.

Warga menilai bahwa Pemerintah Kota Ternate memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk perbaikan infrastruktur umum seperti jalan, jembatan, dan saluran air.

Lebih lanjut, warga juga menyebutkan bahwa aktivitas alat berat seperti ekskavator dan dump truck pada awal pembangunan tahun lalu justru memperparah kondisi jalan di sekitar RT 13/RW 007 karena tidak dilakukan perbaikan pascaproyek.

“Kami berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi ini. Tolong segera ambil langkah konkret demi keselamatan dan kenyamanan warga,” ujar warga setempat.

Terpisah, salah satu warga lain juga mengungkapkan kekecewaannya karena selama bertahun-tahun warga harus bergotong royong secara swadaya memperbaiki jalan dan saluran air tanpa bantuan pemerintah.

“Sudah lama kami memperbaiki sendiri jalan dan selokan, tapi hasilnya tidak bertahan lama. Sekarang semuanya rusak lagi,” tuturnya.

Warga RT 13/RW 007 Kelurahan Jati berharap agar Pemerintah Kota Ternate, melalui dinas terkait dan pihak kelurahan, segera meninjau langsung kondisi di lapangan dan mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jembatan, jalan, serta drainase di wilayah mereka.

“Kami hanya ingin hak kami sebagai warga dipenuhi lingkungan yang layak, aman, dan nyaman untuk semua,” tutup warga dengan penuh harap.

Reporter: Munces

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page