Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Ketua Penasehat SKK Migas Dorong Kesiapan SDM dan Pelaku Usaha Lokal di Proyek Blok Masela

75
×

Ketua Penasehat SKK Migas Dorong Kesiapan SDM dan Pelaku Usaha Lokal di Proyek Blok Masela

Sebarkan artikel ini

KABARINDONESIANEWS.COM Ketua Penasehat SKK Migas Blok Masela, Derek Loupatty, SH., MH, mendorong pemerintah daerah di Maluku untuk segera menyiapkan sumber daya manusia (SDM) serta pelaku usaha lokal guna mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional Blok Masela.

Hal tersebut disampaikan Derek saat ditemui sejumlah awak media di Swisbel Hotel, Ambon, Selasa (31/3/2026).

Example 300x600

Menurutnya, investasi besar yang masuk melalui proyek Blok Masela harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat Maluku, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap apa yang sudah ada ini didukung oleh pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Harus ada kesiapan tenaga kerja lokal untuk mengisi berbagai kebutuhan dalam proyek ini,” ujarnya.

Derek menjelaskan, pihak SKK Migas bersama jajaran terkait, termasuk Deputi Bisnis yang mewakili pimpinan, telah memaparkan berbagai aspek proyek, mulai dari peluang investasi, dampak sosial ekonomi, hingga kebutuhan tenaga kerja profesional.

Namun demikian, ia menekankan bahwa peran pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, sangat penting dalam menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

“Tenaga kerja lokal harus dipersiapkan, termasuk yang profesional. Banyak putra daerah yang memiliki kapasitas, baik alumni perguruan tinggi di Maluku maupun yang berada di luar daerah, ini harus dilibatkan,” katanya.

Selain SDM, Derek juga menyoroti pentingnya kesiapan pelaku usaha lokal dalam mendukung rantai pasok proyek, seperti penyediaan bahan pangan dan material konstruksi.

“Kalau kebutuhan logistik seperti makanan, telur, ikan, hingga material seperti pasir dan batu bisa dipenuhi dari lokal, maka dampak ekonominya akan jauh lebih besar bagi daerah,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar pemerintah daerah lebih terbuka dan aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta pelaku usaha, sehingga tidak terjadi kesenjangan informasi yang berpotensi membuat masyarakat hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

“Jangan sampai proyek besar ini berjalan, tapi masyarakat Maluku tidak terlibat. Itu yang tidak kita inginkan,” tegas Derek.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa percepatan realisasi proyek Blok Masela perlu menjadi perhatian bersama. Informasi terakhir yang diterima, proses lanjutan proyek diperkirakan akan berjalan dalam waktu dekat, setelah melalui berbagai tahapan koordinasi.

Derek optimistis, jika seluruh pihak dapat bersinergi dan mempersiapkan diri dengan baik, maka proyek ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran Blok Masela bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku dan mengurangi angka kemiskinan. Target produksi diharapkan bisa tercapai sekitar tahun 2029–2030,” pungkasnya. (Al)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page