KABARINDONESIANEWS.COM – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menekankan pentingnya ketelitian dan sinkronisasi data dalam proses penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Hal tersebut disampaikan saat memimpin langsung kegiatan evaluasi penginputan RUP yang digelar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Wali Kota Ternate, Kamis (26/2/2026), menyusul dibukanya sistem generate RUP ke SIPD.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan dan pengendalian terhadap perencanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.
Pastikan Sesuai DPA
Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa seluruh paket pengadaan yang diinput harus mengacu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang telah ditetapkan.
“Ketelitian dan kecermatan sangat penting. Seluruh paket pengadaan harus benar-benar sesuai dengan DPA agar tidak terjadi ketidaksesuaian data,” ujarnya.
Menurutnya, sinkronisasi antara RUP dan DPA menjadi kunci untuk menghindari kendala administratif yang dapat menghambat pelaksanaan kegiatan serta realisasi anggaran.
Libatkan Seluruh Perangkat Daerah
Kegiatan evaluasi tersebut turut dihadiri seluruh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan dari masing-masing perangkat daerah bersama para operator RUP. Kehadiran mereka dinilai penting untuk memastikan proses input data berjalan optimal dan terkoordinasi.
Evaluasi ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam penyusunan dan pelaporan rencana pengadaan tahun anggaran 2026.
Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Dengan sistem yang telah terintegrasi antara RUP dan SIPD, pemerintah daerah berharap transparansi serta akuntabilitas pengelolaan anggaran semakin meningkat.
Sekda berharap seluruh perangkat daerah dapat segera menyelesaikan dan menyempurnakan penginputan RUP, sehingga proses pengadaan barang dan jasa dapat berjalan tepat waktu, efektif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kaperwil Malut: (SM)

















