Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Protes Jalan Rusak, Warga Sangaji Utara Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Pemkot Janji Perbaikan 2026

86
×

Protes Jalan Rusak, Warga Sangaji Utara Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Pemkot Janji Perbaikan 2026

Sebarkan artikel ini

KABARINDONESIANEWS.COM — Warga Kelurahan Sangaji Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, menggelar aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan lingkungan yang rusak parah, Rabu (3/12/2025). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena kerusakan jalan tak kunjung diperbaiki dan semakin membahayakan pengendara, terutama saat hujan ketika lubang tergenang air.

Sejumlah titik kerusakan berupa lubang besar telah lama dikeluhkan warga. Kondisi memburuk setiap musim hujan, membuat akses keluar-masuk permukiman terganggu. Warga pun memilih melakukan aksi “berkebun” di jalan sebagai sindiran agar pemerintah segera bertindak.

Example 300x600

“Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, tapi tidak pernah ada respons jelas. Jalan makin rusak dan sangat berbahaya,” ujar salah seorang warga yang mengikuti aksi.

Menanggapi protes itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, memastikan bahwa perbaikan ruas jalan di Sangaji Utara akan menjadi prioritas pada tahun anggaran 2026. Ia menjelaskan bahwa pada 2025 Pemkot Ternate menerima dana reward sebesar Rp30 miliar dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk program perbaikan jalan daerah.

“Dari 27 ruas yang dikerjakan, 14 sudah rampung, sementara sisanya masih dalam proses. Saat ini balai masih fokus di wilayah selatan. Setelah selesai, baru beralih ke wilayah utara,” kata Rus’an. Ia menargetkan seluruh program berjalan tuntas pada Desember 2025.

Rus’an menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur di wilayah utara, termasuk Sangaji Utara, tetap menjadi perhatian pemerintah dan akan dikerjakan segera memasuki tahun anggaran baru.

Aksi simbolis warga menanam pohon pisang itu menjadi bentuk desakan agar pemerintah segera menangani kerusakan jalan yang sudah lama diabaikan.

Kaperwil Malut: (Munces)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page